Antologi Puisi

Astromantic – Jessica Permatasari Handoyo

Astromantic_Jessica Permatasari cover.jpg

Dari banyak buku kumpulan puisi di rumah, saya hampir tak membaca satu pun. Pernah mencoba membaca satu atau dua buku, tapi entah kenapa kurang sreg. Ada puisi-puisi yang saya suka, tapi belum keseluruhannya di satu buku. Buku-buku itu bukan punya saya, tentu saja, tapi punya Ayahanda. Buku puisi yang saya punya cuma satu, Sambil Jalan karya Landung Simatupang.

Kemudian saya melihat buku ini, Astromantic, antologi puisi pertama yang ditulis Jessica Permatasari Handoyo bersama beberapa kawan, Alfred Abidondifu, Alma Linggar Jonarta, A. M. Ramdan, dan Dwi Marleni. Gambar sampulnya manis, ukuran dan jenis hurufnya pas. Kebanyakan buku kumpulan puisi—yang saya tahu—gambar sampulnya kurang mengundang, ada juga yang hurufnya terlalu kecil, spasinya terlalu rapat, atau hal teknis lainnya yang membuat saya kurang berminat membacanya.

Namun yang terpenting, puisi-puisi dalam Astromantic bisa saya nikmati. Bisa dibilang sesuai dengan selera saya. Gaya bahasa yang digunakan lugas, mengena di hati, dan mudah dicerna—sejauh yang sudah saya baca hingga tulisan ini dibuat. Ketika membacanya saya bisa membayangkan berada di padang luas dengan angin sepoi yang menggoyangkan rerumputan dan dedaunan di bawah langit biru berhiaskan awan cirrus yang lembut. Membiarkan perasaan hati ini mengembara bersama angin.

Detail buku:

Astromantic oleh Jessica Permatasari Handoyo

Diterbitkan 2014 oleh Indie Book Corner

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s