Novel

Peringatan Terakhir (Maximum Ride #4) – James Patterson

maximum-ride_peringatan-terakhir

Saya membaca seri pertama Maximum Ride, Eksperimen Malaikat (The Angel Experiment) sudah lamaaa sekali, yaitu bulan Mei 2011. Waktu itu saya pinjam dari perpusda. Saya suka sekali ceritanya, tapi lanjutannya nggak ada di perpusda. Jadi, setiap kali datang ke toko buku atau pesta buku, saya selalu cari seri Maximum Ride lainnya.

Kemudian saya dapat seri keduanya, Sekolah Selesai—Selamanya (School’s Out—Forever) bulan September 2011 di obral buku Gramedia. Seri ketiganya, Menyelamatkan Dunia dan Olahraga Ekstrem Lainnya (Saving the World and Other Extreme Sports) saya temukan di Toga Mas Jogja pada Desember 2011.

Barulah bulan Februari 2017 lalu saya dapat seri keempatnya, Peringatan Terakhir (The Final Warning) di bazar Yusuf Agency. Padahal waktu itu saya sedang cari novel lain. Saat mata saya sedang menyusuri tumpukan buku berbagai judul, saya pun menemukan MAXIMUM RIDE ini. Pas sekali yang saya temukan itu adalah seri keempat dan satu-satunya yang ada di situ. Plastik pembukusnya sudah robek sedikit menyebabkan ujung buku agak kotor, tapi selain itu kondisinya baik.

Maximum Ride bercerita tentang 6 bocah hasil rekayasa genetika yang memiliki sayap burung. Mereka benar-benar bisa terbang. Sepak terjang mereka sebagian besar diceritakan dari sudut pandang Max sebagai pemimpin kawanan. Oh ya, Max ini anak perempuan, informasi saja buat yang belum tahu. Anggota lainnya adalah Fang, Iggy, Nudge, Gasman, dan Angel. Total si anjing bergabung kemudian. Mereka melarikan diri dari laboratorium tempat mereka dibesarkan dan melanjutkan hidup dalam pelarian sambil bersembunyi.

Selain bisa terbang, mereka juga punya kemampuan khusus masing-masing. Max punya kemampuan memimpin dan mengambil keputusan untuk keselamatan kawanan, dia kadang mendengar Suara di dalam kepalanya. Entah siapa si Suara ini. Fang yang pendiam sangat bisa diandalkan dan rekan terkuat Max. Iggy buta, tetapi sangat jago merakit bom. Nudge cerewet dan pencair suasana, Gasman punya kentut yang bau sekali, dan Angel yang paling kecil di antara mereka bisa membaca pikiran. Di seri Peringatan Terakhir, masing-masing punya kemampuan baru yang kemungkinan disebabkan mutasi genetik secara alami.

Mereka terus berpindah-pindah supaya tidak mudah ditemukan. Para ilmuwan yang menciptakan mereka melakukan apa saja agar bisa mendapatkan mereka kembali dengan mengirimkan pasukan yang mengerikan, hasil rekayasa genetika juga. Setelah mengalahkan musuh yang menemukan mereka, kawanan tak bisa santai terlalu lama karena pasukan musuh berikutnya kembali mengintai. Kehidupan mereka dipenuhi dengan ketegangan dan perjuangan mempertaruhkan nyawa untuk bertahan hidup dan memiliki kebebasan.

Di seri Peringatan Terakhir, Max dan kawanan bergabung dengan tim peneliti ke Antartika atas rekomendasi Dr. Martinez, ibu Max, dalam penelitian mengenai dampak pemanasan global. Sebelumnya mereka menolak tawaran dari pemerintah Amerika yang ingin memberi mereka perlindungan dan pendidikan. Dalam misi penyelamatan dunia di Antartika, Max dan kawanan kembali tertangkap musuh tapi berhasil melarikan diri berkat badai yang kemungkinan besar terjadi akibat pemanasan global.

Tiga seri pertamanya seru sekali. Tapi seri keempat jadi kurang menarik karena mengangkat tema yang terlalu umum yaitu pemanasan global. Kesannya James Patterson menceramahi pembacanya di sini, melalui Max. Buat saya komentar-komentar tentang pemanasan global di novel ini agak menggelikan—tanpa bermaksud meremehkan dampak pemanasan global di dunia nyata. Bagus juga sih sebenarnya, tapi setelah berbagai aksi pertarungan antara hidup dan mati di seri-seri sebelumnya, isu pemanasan global jadi terlalu biasa. Atau mungkin cara penyampaiannya yang kurang pas.

Maximum Ride tidak berhenti di seri keempat. Apakah saya masih tertarik untuk memiliki seri-seri berikutnya? Walaupun agak down di Peringatan Terakhir, saya masih penasaran dengan kelanjutan kisah bocah-bocah burung ini.

 

Detail buku:

Peringatan Terakhir (Maximum Ride #4) oleh James Patterson

Diterbitkan 2009 oleh PT. Gramedia Pustaka Utama

Penerjemah: Poppy D. Chusfani.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s