Novel

Target dan Tantangan Membaca Goodreads

Tahun 2017 sudah berlalu, ada beberapa target yang belum tercapai, ada juga yang tercapai. Target yang sudah tercapai yaitu Goodreads Reading Challenge 2017, di mana saya berhasil mencapai bahkan melebihi target membaca 30 buku selama tahun 2017. Yay! *background suara tepuk tangan* Total buku yang saya baca adalah 37 buku. Klik di sini untuk daftar lengkapnya.

Goodreads 2017

Keinginan membaca saya tetap mengalami pasang surut. Sepertinya ada pola yang berulang setiap tahun. Awal hingga pertengahan tahun keinginan membaca sedang gencar-gencarnya, lalu mulai menyusut mendekati akhir tahun. Saya tidak tahu persis kenapa dan apa sebabnya. Apakah tahun ini pun akan mengalami pola yang sama? Hm…

Selanjutnya, untuk target membaca tahun 2018, saya menaikkan target menjadi 35 buku. Apapun rintangan yang menghadang nantinya, saya harus bisa mencapai target itu. Kadang, bacaan berupa komik (manga) cukup membantu untuk mencapai target. Mungkin bisa dibilang “curang” sih ya. Tapi kan komik juga buku. Tahun lalu juga ada beberapa komik yang saya baca, tapi tidak semuanya dimasukkan di rak Goodreads. Karena ada komik yang saya baca di tempat saat di perpusda dan posisi saat itu tidak bawa ponsel, setelah itu langsung lupa nama pengarang dan judulnya, atau waktu saya cari di Goodreads tidak ketemu.

Goodreads 20178

Target lainnya adalah membuat review buku-buku yang sudah saya baca. Ini salah satu target yang belum tercapai tahun lalu. Padahal saya menargetkan setidaknya di tahun 2017 isi blog ini bisa mencapai 25 tulisan. Tapi hanya kurang 2 malah terhenti di bulan September. Tahun ini harus lebih rajin lagi.

Target lain yang belum tercapai tidak berhubungan dengan literasi, yaitu melakukan free handstand dan menahannya selama 10 detik. Kalau dipikir-pikir lagi, target ini lumayan berat. Haha. Waktu itu saya kepedean saat membuat target ini untuk dicapai hanya dalam waktu 2 bulan (dari akhir Oktober hingga tahun baru 2018). Tapi setidaknya ada kemajuan, walaupun sedikit. Saya sudah bisa handstand walaupun belum berani menjauh dari tembok. Untuk target awal tahun depan saya malah kepikiran untuk mengubahnya jadi press handstand. Prosesnya lebih berat dan juga lebih menyenangkan (lelahnya). Yang saya butuhkan hanya satu: pelatih, terutama untuk mencapai target lebih cepat.

Itulah target-target saya di tahun 2017 lalu dan tahun 2018. Semoga semangat literasi ini terus membara dan bisa menular ke seluruh penjuru negeri 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s