Novel

Mata di Tanah Melus – Okky Madasari

IMG_20181231_140749_325.jpg

“Aku menoleh ke arah Mama. Tentu enak sekali kalau saat sedang berdua seperti ini ia bercerita padaku. Cerita tentang barisan kelinci yang meloncat-loncat di awan, cerita tentang Alice yang terperosok di lubang kelinci, tentang seorang anak yang bertualang berdua dengan ibunya… cerita tentang apa saja!” – Matara.

Matara, seorang gadis berusia dua belas tahun, diajak Mamanya berlibur ke daerah timur Indonesia. Tepatnya ke Belu di NTT. Mata mengharapkan sebuah liburan yang seru dan menyenangkan bersama Mamanya. Namun, perjalanannya saja terasa membosankan karena Mamanya sibuk sendiri dengan laptopnya.

Mama Mata seorang penulis, tetapi Mata sama sekali belum pernah membaca cerita-cerita karya Mamanya. Padahal Mata senang sekali membaca cerita dan berharap bisa berbagi dunia yang sama dengan Mamanya.

Belum lama tiba di Belu, Mata dan Mamanya sudah mengalami musibah karena mobil sewaan yang mereka tumpangi menabrak seekor sapi. Untuk mengganti rugi kepada pemilik yang sapinya mati tertabrak, Mama Mata mengeluarkan uang yang tidak sedikit. Tidak sampai di situ saja, Mata terus dibayang-bayangi mimpi buruk tentang sapi. Ketika Mata pingsan karena kelelahan berjalan jauh hendak ke rumah Tania, anak penjual sayur di pasar Belu, Mama Tania berpendapat bahwa Mata dan Mamanya harus melaksanakan upacara adat buang sial sekaligus minta izin masuk ke Belu.

Continue reading “Mata di Tanah Melus – Okky Madasari”

Novel

The Never Girls: Dari Kabut – Kiki Thorpe

The Never Girls_Dari Kabut

Akhir tahun 2017 saya melihat jajaran seri Disney Fairies: The Never Girls di rak salah satu toko buku di Semarang. Saya pun beli salah satu seri dan jatuh cinta saat membaca ceritanya. Maka, saya memutuskan untuk mengoleksi semua serinya! Dari Kabut merupakan buku kedua yang saya beli, tapi kalau dari urutan serinya, judul ini seri keempat. Cerita tiap buku berdiri sendiri, jadi tidak masalah bacanya lompat-lompat.

~~~

Kate, Mia, Lainey, dan Gabby, adik Mia, menemukan portal rahasia ke Pixie Hollow, dunia peri di pulau Never Land. Sebenarnya portal itulah yang menemukan mereka. Portal ajaib itu tidak selalu berada di tempat yang sama, tapi selalu berada di tempat di mana bisa ditemukan oleh keempat gadis itu. Waktu di dunia peri tidak sama di dunia manusia. Mereka bisa saja berada berjam-jam di Pixie Hollow, tapi di dunia manusia baru beberapa menit.

Kali ini ada keanehan saat mereka memasuki dunia peri yang portalnya berada di kamar Gabby. Seluruh Pixie Hollow tertutup kabut, padahal biasanya matahari selalu bersinar cerah. Ratu Clarion memerintahkan agar semua peri tinggal di Rumah Pohon dan tidak ada yang boleh terbang, kecuali para peri pengintai, agar tidak terjadi kecelakaan.

Continue reading “The Never Girls: Dari Kabut – Kiki Thorpe”

Antologi Cerpen

GIVEAWAY – Fantasy Fiesta 2010: Antologi Cerita Fantasi Terbaik 2010

Ini yang saya nanti-nantikan, saatnya GIVEAWAY! Yay! Kali ini saya punya SATU buku Fantasy Fiesta 2010. Yup, hanya satu. Kenapa saya pilih buku ini? Hm.. sebenarnya terlintas begitu saja setelah beberapa lama saya mempertimbangkan mau kasih buku apa untuk pengunjung Sebebas Imaji yang gemar membaca. Walaupun untuk mendapatkannya saya harus berburu dulu di lapak-lapak kecil karena sudah tidak ada lagi di toko buku besar.

Sebelumnya, saya akan jelaskan dulu, apa sih Fantasy Fiesta itu. Jadi Fantasy Fiesta merupakan ajang lomba menulis cerita fantasi yang pertama kali diadakan pada bulan Agustus 2009 di situs kepenulisan www.kemudian.com. Saat itu diikuti oleh 16 peserta. Lalu pada tahun 2010 diadakan lagi dan diikuti oleh 74 peserta. Wow!

Berdasarkan hasil lomba tersebut, 20 cerpen terbaiknya dibukukan ke dalam kumcer Fantasy Fiesta 2010 yang diterbitkan oleh Adhika Pustaka. 20 cerpen tersebut meliputi 15 cerpen terbaik dari lomba tahun 2010, 2 cerpen pemenang lomba tahun 2009, ditambah 3 cerpen dari juri (R. D. Villam, Klaudiani, dan Bonmedo Tambunan). Informasi lebih lengkap mengenai Fantasy Fiesta 2010 dan cerpen-cerpen para pesertanya—kecuali cerpen para pemenang yang sudah dihapus—bisa dibaca di kastilfantasi.wordpress.com.

Continue reading “GIVEAWAY – Fantasy Fiesta 2010: Antologi Cerita Fantasi Terbaik 2010”

Komik

When You Wish Upon A Star – Takanori Nakagawa

Akhir-akhir ini setiap kali datang ke perpusda, buku yang saya ambil adalah komik dan langsung baca di tempat. Biasanya cari komik romantis yang ceritanya bagus. Saya dan adik sepakat kalau cerita romantis dari komik lebih asyik dinikmati daripada novel. Kami berdua sama-sama tidak terlalu suka baca novel romantis.

Saya sering bingung kalau mau mengulas komik, yang ada malah menceritakan kembali. Yah, ini sebenarnya untuk saya baca sendiri sebagai pengingat walaupun rasanya tentu berbeda dengan baca komiknya langsung. Jadi, kalau tidak mau spoiler, jangan baca ulasan saya tentang komik.

Beberapa minggu lalu saya menemukan komik berjudul “When You Wish Upon A Star” karya Takanori Nakagawa. Dari sinopsis di bagian belakang sih ini komik fantasi romantis. Tapi gambarnya berbeda dengan komik kebanyakan. Menurut pandangan pertama saya, gambarnya enggak cantik, tapi punya ciri khas. Malah saya kira ini komik lama, ternyata terbit tahun 2013.

When You Wish Upon A Star menceritakan tentang Hikaru dan adik kembarnya, Kaguya. Tepat sebelum libur panas dimulai, mereka dipanggil kakek mereka untuk datang ke rumahnya. Kakak beradik itu dijemput oleh laki-laki bernama Tanaka-kun, seorang yang mengaku sebagai bintang yang menjadi manusia.

Continue reading “When You Wish Upon A Star – Takanori Nakagawa”

Novel

Membunuh Cupid – Desi Puspitasari

Membunuh Cupid_01

18d8c8262ae0a606dda18d0ef15d28e8-1180325756.jpg

Membunuh Cupid merupakan novel pertama yang saya dapatkan dari giveaway di blog tetangga. Yay! Dikirimkan langsung dari penerbitnya dan ditandatangani oleh Desi Puspitasari, sang penulis. Ini novel kedua Desi Puspitasari yang saya baca, yang pertama adalah On A Journey. Keduanya saya baca saat sedang butuh cerita romance.

Ulasan singkat ini molor lumayan lama, sudah hampir setahun sejak saya baca novelnya. Sebenarnya sudah saya buat langsung setelah selesai baca, tapi rasa-rasanya masih ada yang kurang. Baru sekarang saya buka lagi dan beri penambahan sedikit saat ada teman yang mau pinjam.

Agno, seorang florist manager di hotel terkemuka, tidak percaya pada cinta, padahal pekerjaannya sering berhubungan dengan acara pernikahan. Menurutnya cinta itu akar segala masalah yang terjadi pada manusia, terutama wanita. Banyak kejadian buruk yang tercatat dalam sejarah berawal karena masalah cinta. Sebagai seorang wanita, dia percaya bisa hidup mandiri tanpa pasangan hidup dan tanpa cinta.

Continue reading “Membunuh Cupid – Desi Puspitasari”